Hadapi semua dengan senyuman
Satu tahun terakhir ini ibarat menonton sinetron , saya selalu menonton sintron dengan kisah kisah sedih , sering kali saya mendengar tangis dari teman dan sahabat bahkan dari hati saya sendiri. Kebanyakan soal rumah tangga , jika yang curhat teman laki laki pasti yang dikeluhkan adalah istrinya begitu pula sebaliknya.
Nasib saya sendiri ibarat 11 - 12 dengan mereka , jadi jika yang curhat teman laki laki saya selalu bersyukur ternyata kondisi saya lebih baik dari mereka , jika yang curhat perempuan saya selalu merasa iri pada pasangan mereka kenapa mereka menyia nyiakan apa yang saya miliki. Bukan saya merasa lebih sempurna dari mereka , tetapi kenyataan yang ada mengatakan seperti itu , bahkan ada teman yang mengatakan kenapa saya harus mengalami kenyataan hidup seperti ini.
Bagi saya hidup bukan untuk disesali , karena suka dan sedih itu kita yang buat , apabila saat ini kita merasakan derita berarti di masa lalu ada yang salah dalam hidup kita , yang perlu kita lakukan adalah merenung dan memperbaiki semua kesalahan , bukan diam dan meratapi nasib , menyalahkan orang lain .
Saya bersyukur untuk semuanya , biarpun saat ini kondisi saya bisa disebut merana , tapi saya gak pernah merasa merana , karena saya merasa kondisi saya masih lebih baik daripada orang lain , dan saya juga gak yakin jika orang lain ada di posisi saya mereka masih bisa merasakan apa yang saya rasakan .
Jadi jika saat ini anda merasa menderita syukuri saja , berterimakasihlah , karena sepahit apapun masih ada yang lebih sengsara dari anda , jangan putus asa , pasti ada jalan untuk keluar dari penderitaan dan menyelesaikan masalah , bukan keluar dari penderitaan tapi lari dari masalah.
No comments:
Post a Comment