Minggu - minggu ini saya kesal banget kenapa Tuhan menciptakan mulut dengan lidah yang tak bertulang , gara gara itu saya kena semprot banyak orang , dan celakanya bukan karena mulut saya , karena biar cerewet dan sering marah marah , mulut saya jauh dari gosip.
Hanya gara gara omongan yang dilebih lebihkan banyak orang yang gak terlibat jadi kena masalah , kebetulan anggota saya yang jadi pelakunya , cuma dia gak salah sih , dia cuma melaporkan apa yang dia dengar , celakanya yang dia dengar itu berita gak benar , dan pimpinan keburu marah saja , labrak sana labrak sini , akibatnya yang kena labrak menegurnya ke Saya , sebagai penanggung jawab.
Untungnya saya punya kebiasaan mencari tahu kebenaran dan menyimpan dalam hati saya , jadi saat saya kena labrak saya sudah tahu kebenarannya dan bisa memberitahukan kebenaran itu , masalahnya permasalahan sudah melebar , yha akhirnya jalan satu satunya cuma berbesar hati dan minta maaf untuk kesalahan anggota saya.
Saya heran juga sih di sini ini laki laki semua tapi kenapa mulutnya mulut perempuan , padahal gak ada keuntungan yang diambil dari menyebarkan berita bohong atau melebih lebihkan cerita , ini juga manfaat bagi kita semua agar lebih berhati hati jika menerima laporan yang bisa mengadu domba .
Telinga kita boleh mendengarkan semua cerita , Hati kita boleh menyimpan semua cerita , tapi sebelum mulut kita berbicara , gunakan pikiran kita , perlukah itu diceritakan ? kepada siapa itu harus diceritakan? apa yang tejadi jika itu kita ceritakan ? benarkah cerita itu ?
Ada pepatah mengatakan "Diam itu Emas " jadi apapun yang kita dengar biarlah itu jadi konsumsi kita jika tidak ada manfaat bagi kemajuan diri kita dan lingkungan kita.
Dan yang terpenting mari kita menjaga mulut kita , jangan berbicara hal hal yang tidak perlu.
No comments:
Post a Comment